Hari Ini, 30 Ribu Petani Demo

Tolak RUU Pertembakauan

TEMANGGUNG- Kurang lebih 30 ribu petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) se-Karesidenan Kedu akan melakukan demo di Alun-alun Temanggung, pada Senin (16/2) hari ini.

Demo yang ditujukan kepada pemerintah dan DPR tersebut guna menolak rancangan undang-undang(RUU) tentang pengendalian dampak produk tembakau terhadap kesehatan.

”Kami mendapatkan informasi bahwa RUU itu sudah masuk dalam prolegnas (program legislasi nasional) dan pembahasannya akan dilakukan pada Maret mendatang, karena itu, kami akan menolaknya,” kata Ketua DPD APTI Jateng, Wisnubrata, di rumahnya, kemarin.


Wisnubrata, yang juga Kepala Desa Campursari, Kecamatan Bulu tersebut mengatakan, apabila RUU itu dibahas kemudian disahkan menjadi undang-undang, dampaknya akan merugikan semua stakeholder tembakau, termasuk para petaninya. Itu pun, tidak saja petani tembakau di Kabupaten Temanggung, namun juga di seluruh Indonesia.

”Dampaknya, pembelian tembakau akan berkurang drastis, bahkan bisa jadi tidak dapat diserap oleh pasar sama sekali,”ujarnya.

Wakil Kota Lain

Dia mengatakan, selain para petani di wilayah Karesidenan Kedu, yang meliputi 5 kabupaten/kota, demo tersebut juga akan dihadiri perwakilan anggota APTI, di wilayah Klaten, Sragen dan Boyolali. Sedangkan, sejumlah stakeholder pertembakaun yang lain, seperti para pedagang dan buruh penjualan tembakau juga telah menyatakan siap turun pada demo tersebut.

”Dari setiap desa penghasil tembakau di Kabupaten Temanggung, paling tidak akan mengirimkan 500 hingga 1.000 orang perwakilan untuk mengikuti demo ini,” tandasnya.

Menurutnya, aksi menolak RUU tersebut, murni merupakan inisiatif para petani tembakau yang dikoordinasikan APTI. Bahkan, untuk menggelar dan mengikutinya, para petani mengeluarkan biaya sukarela untuk iuran.

Hal tersebut karena mereka menyadari bahwa apabila RUU itu nantinya menjadi UU dan diberlakukan, akan sangat merugikan petani.(Suara Merdeka, 16 Februari 2009/H24-39)

0 komentar:

Posting Komentar